Kenapa Makan Cabai Bikin Lidah Terbakar? Ini Penjelasan Kimianya!
Cabai merupakan salah satu bahan masakan penting yang tidak dapat ditinggalkan dari kebutuhan sehari-hari masyarakat Indonesia. karena pada umumnya masakan nusantara membutuhkan cabai sebagai salah satu bahan penting. Melansir dari berbagai sumber, sensasi terbakar pada lidah akibat konsumsi cabai disebabkan oleh capsaicin, senyawa alkaloid lipofilik utama dengan rumus molekul C ₁₈ H ₂₇ NO ₃ yang terdapat terutama pada plasenta buah cabai rawit (Capsicum frutescens L.), memiliki titik leleh sekitar 65°C dan titik didih 210°C, serta memberikan rasa pedas melalui interaksi spesifik dengan reseptor TRPV1 (Transient Receptor Potential Vanilloid 1) pada ujung saraf sensorik nociceptor di mukosa mulut. sumber; Brain Academy Ruang Guru Zat kimia tersebut tidak memiliki bau maupun rasa, dan terletak di dalam bagian putih cabai. Zat kimia ini mengikat reseptor yang merespons rasa sakit di lidah dan mulut. Respons ini kemudian dikirim ke otak se...