Postingan

Residu Antibiotik pada Produk Asal Hewan: Mengapa Perlu Diwaspadai?

Gambar
  “ Pernah kepikiran nggak, daging yang terlihat segar ternyata bisa saja masih menyimpan sisa antibiotik ?” Sumber: https://tirto.id/waspada-residu-zat-zat-berbahaya-pada-produk-pangan-hewan-el8q Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri pada hewan. Dalam dunia peternakan, antibiotik berperan penting untuk mengobati hewan yang sakit, mencegah penyebaran penyakit pada kondisi tertentu, serta membantu proses pemulihan. Penggunaan antibiotik yang tepat tidak hanya menjaga kesehatan dan kesejahteraan hewan, tetapi juga mendukung produktivitas peternakan. Oleh karena itu, antibiotik harus digunakan secara rasional sesuai dosis, lama pemberian, dan jenis obat yang tepat serta di bawah pengawasan dokter hewan. Masalah dapat muncul apabila hewan dipotong atau produknya dipanen sebelum melewati masa henti obat ( withdrawal time ), yaitu waktu yang diperlukan agar kadar antibiotik di dalam tubuh hewan menurun hingga berada di bawah Batas Maksimum Residu (BMR...

Apa itu Air Keras? Fakta dan Bahaya yang Perlu Kamu Ketahui

Gambar
  “Paparan beberapa detik saja dapat menyebabkan luka bakar kimia yang serius.” Bagi korban paparan cairan korosif atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai air keras, kalimat tersebut bukan sekadar ungkapan. Paparan beberapa detik saja dapat menyebabkan luka bakar kimia serius, kerusakan mata permanen, hingga gangguan pernapasan. Padahal, bahan kimia korosif bukan hanya ditemukan di laboratorium atau pabrik. Beberapa produk pembersih rumah tangga, cairan pembuka saluran mampet, hingga bahan industri juga mengandung zat yang bersifat korosif. Karena itu, memahami apa itu air keras dan bagaimana cara menghadapinya merupakan pengetahuan yang penting bagi semua orang. APA ITU AIR KERAS? Istilah air keras di masyarakat mengacu pada berbagai cairan kimia korosif, baik berupa asam ataupun basa kuat. Salah satu contohnya adalah aqua regia , yaitu campuran asam nitrat (HNO₃) dan asam klorida (HCl) dengan perbandingan tertentu. Campuran ini memiliki kemampuan unik untuk melarutkan lo...

Yuk Kenalan dengan ISO 17025! Standar Kompetensi Laboratorium Pengujian dan Kalibrasi

Gambar
  Pernahkah kamu membayangkan jika hasil uji suatu produk makanan, obat, atau kosmetik ternyata tidak akurat? Kesalahan data laboratorium dapat berdampak besar terhadap kesehatan masyarakat maupun pengambilan keputusan penting. Oleh karena itu, laboratorium memerlukan standar yang mampu menjamin kualitas dan keandalan hasil pengujian, yaitu ISO/IEC 17025 .   Sumber: https://www.nem2015.com/en/standard-en/iso-17025/   Apa Itu ISO/IEC 17025? ISO 17025 atau yang secara lengkap disebut ISO/IEC 17025 merupakan standar internasional yang digunakan oleh laboratorium pengujian dan kalibrasi. Standar ini diterbitkan oleh International Organization for Standardization (ISO) bersama International Electrotechnical Commission (IEC) yang digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan laboratorium secara internasional. Di Indonesia, penerapan ISO/IEC 17025 berkaitan erat dengan proses akreditasi laboratorium yang dilakukan oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). KAN merupaka...

Merkuri: Rahasia Berbahaya di Balik Skincare Instan

Gambar
  Sumber: https://hellosehat.com/sehat/informasi-kesehatan/bahaya-merkuri-kesehatan/ Kulit cerah dalam waktu singkat masih menjadi keinginan banyak orang. Namun, di balik hasil instan tersebut, terdapat risiko kesehatan yang sering kali diabaikan. Salah satu zat berbahaya yang masih ditemukan pada beberapa produk skincare ilegal adalah merkuri. Padahal, penggunaan merkuri dalam kosmetik telah dilarang karena dapat membahayakan kesehatan kulit maupun tubuh dalam jangka panjang.  Apa Itu Merkuri? Merkuri (Hg) merupakan logam berat yang bersifat toksik dan dapat ditemukan dalam berbagai bentuk senyawa, seperti  mercuric chloride  dan  ammoniated mercury . Dalam dunia kosmetik, merkuri pernah digunakan pada krim pemutih wajah karena kemampuannya dalam menghambat pembentukan melanin pada kulit sehingga kulit tampak lebih cerah dalam waktu singkat. Secara kimia, merkuri memiliki sifat reaktif dan mudah membentuk senyawa dengan unsur lain. Merkuri juga dapat men...

Menu Makan Siang: Nasi, Ikan, dan Potongan Plastik?

Gambar
        Mikroplastik kini menjadi isu yang semakin sering dibahas karena keberadaannya yang tidak terlihat, tetapi berpotensi masuk ke dalam tubuh manusia melalui aktivitas sehari-hari. Partikel ini berukuran sangat kecil, sehingga sering luput dari perhatian meskipun sumbernya dekat dengan kehidupan kita.        Mikroplastik merupakan partikel plastik berukuran kurang dari 5 mm yang berasal dari degradasi material polimer. Secara kimia, plastik seperti polietilena (PE) tersusun dari rantai panjang hasil polimerisasi monomer etilena. Struktur ini memang stabil karena didominasi oleh ikatan kovalen, namun bukan berarti tidak dapat rusak. Dalam kondisi penggunaan sehari-hari, seperti gesekan atau pemanasan, rantai polimer dapat mengalami pemutusan ( chain scission ) sehingga menghasilkan fragmen kecil berupa mikroplastik. Proses pembentukan polimer dapat dituliskan sebagai:      Sementara itu, proses degradasinya dapat dijelaskan...

Kenapa Makan Cabai Bikin Lidah Terbakar? Ini Penjelasan Kimianya!

Gambar
Cabai  merupakan salah satu bahan masakan penting yang tidak dapat ditinggalkan dari kebutuhan sehari-hari masyarakat Indonesia. karena pada umumnya masakan nusantara membutuhkan cabai sebagai salah satu bahan penting. Melansir dari berbagai sumber, sensasi terbakar pada lidah akibat konsumsi cabai disebabkan oleh capsaicin, senyawa alkaloid lipofilik utama dengan rumus molekul C ₁₈ H ₂₇ NO ₃ yang terdapat terutama pada plasenta buah cabai rawit (Capsicum frutescens L.), memiliki titik leleh sekitar 65°C dan titik didih 210°C, serta memberikan rasa pedas melalui interaksi spesifik dengan reseptor TRPV1 (Transient Receptor Potential Vanilloid 1) pada ujung saraf sensorik nociceptor di mukosa mulut. sumber; Brain Academy Ruang Guru Zat kimia tersebut tidak memiliki bau maupun rasa, dan terletak di dalam bagian putih cabai. Zat kimia ini mengikat reseptor yang merespons rasa sakit di lidah dan mulut. Respons ini kemudian dikirim ke otak se...